perbedaan baterai Li ion dan Lipo

5 Perbedaan Baterai Li Ion dan Lipo, Mana yang Lebih Baik?

Baterai sebagai komponen utama ponsel perlu diperhatikan spesifikasinya. HP smartphone biasanya menggunakan baterai jenis Li ion dan Lipo. Apa ya perbedaan baterai Li ion dan Lipo tersebut?

Mengenal Baterai Li Ion

Baterai Li ion merupakan jenis baterai yang terbuat dari senyawa litium pada bagian elektrodanya. Baterai jenis ini paling umum ditemukan pada perangkat elektronik seperti laptop atau PC, tablet, dan smartphone.

Umumnya, baterai ini berbentuk kontak dan dinilai mampu menyimpan banyak daya. Harga baterai Li-ion juga dikenal lebih terjangkau dibandingkan jenis baterai lainnya. Wajar saja jika baterai ini banyak dipakai dalam beberapa merk smartphone, salah satunya Samsung.

Mengenal Baterai Lipo

Sama dengan baterai Li ion, baterai-Lipo juga terbuat dari lithium. Namun, lithium pada baterai tersebut lebih tipis dan ringan. Makanya, tidak mengherankan jika baterai ini mulai banyak digunakan seiring banyaknya model smartphone yang tipis.

Selain modelnya yang tipis, baterai ini juga bisa berbentuk gel sehingga mudah dibentuk. Cocok digunakan pada smartphone dengan desain yang tipis. Sementara perbedaan baterai Li ion dan Lipo tersebut lebih mengarah pada keunggulan dan kekurangan masing-masing.

5 Perbedaan Baterai Li Ion dan Lipo

Saat membeli HP disarankan juga mengecek jenis baterainya karena itu akan mempengaruhi performa penggunaannya dalam jangka panjang. Sudahkah kamu tahu perbedaan baterai Li ion dan Lipo? Perbedaan kedua jenis baterai tersebut dapat dilihat dalam lima aspek berikut ini.

1. Daya baterai

Daya baterai Li-ion dinilai lebih besar dibandingkan baterai-Lipo. Untuk itu, kamu tidak perlu sering mengecas HP jika baterainya menggunakan baterai Ion Litium.

👉 TRENDING:   Mengenal Detail Cara Reset Iphone yang Mudah dan Benar

2. Perawatan mudah

Selain dayanya yang besar, perbedaan baterai Li ion dan Lipo berikutnya terletak pada perawatannya. Baterai Li-ion dianggap lebih mudah dirawat dibandingkan baterai Lipo. Hal itu dikarenakan baterai tersebut mudah dilepas sehingga merawatnya.

3. Ketahanan

Meski baterai Li ion ini bagus, masalahnya baterai ini ternyata mudah rusak. Menurut kamu, apa penyebabnya?

Baterai ini tidak mudah tahan panas sehingga rentan meledak. Tentu sangat berbahaya jika kamu tidak hati-hati dalam menggunakan smartphone, misalnya digunakan sambil mengecas.

Hal ini pun pernah terjadi pada kasus HP Samsung Galaxy Note 7 yang meledak tiba-tiba dan menjadi perbincangan selama tahun 2016. Semenjak itu, topik mengenai baterai pada HP Samsung tersebut menjadi isu hangat saat itu.

Sebaliknya, baterai Lipo ini lebih aman digunakan dan sifatnya tidak mudah terbakar. Tapi, apakah ketahanan baterai mampu menambah RAM HP? Tidak sama sekali karena baterai tidak ada kaitannya dengan memori internal tersebut.

5. Bentuk

Baterai Li ion umumnya berbentuk kotak, sedangkan baterai-Lipo dapat dibentuk sesuai desain smartphone. Hal itu dikarenakan baterai Lipo terbuat dari material lithium cair dan karakteristiknya lebih ringan.

5. Biaya produksi dan harga

Jika dilihat dari biaya produksinya, baterai Lipo memang lebih mahal dibandingkan baterai Li-ion. Maka, wajar saja apabila harga baterai tersebut lebih mahal. Meski demikian, bisa dikatakan baterai Lipo lebih aman digunakan karena tidak mudah meledak dan rusak.

Itulah rangkaian informasi mengenai perbedaan baterai Li ion dan Lipo. Semoga info tersebut memberikan referensi buat kamu sehingga tidak salah beli HP karena baterainya.

Baik baterai Li-ion maupun Lipo keawetannya sebetulnya juga ditentukan dari pengguna. Disarankan jangan menggunakan HP sangat sedang mengecas.

👉 TRENDING:   10 Cara Mengatasi HP Android Cepat Panas

You cannot copy content of this page