Perbedaan USB Type C 2.0 dan 3.0

11 Perbedaan USB Type C 2.0 dan 3.0

Jika dilihat sekilas USB sepertinya sama saja satu dengan lainnya. Akan tetapi, sebetulnya ada perbedaan USB type c 2.0 dan 3.0 dalam beberapa segi.

Meskipun pada dasarnya USB ini berfungsi menghubungkan alat elektronik untuk transfer data. Agar tidak bingung, lebih mengerti perbedaan tersebut sehingga tahu fungsi yang lebih detail masing-masing USB yang digunakan.

Perbedaan USB Type C 2.0 dan 3.0

USB singkatan dari Universal Serial Bus untuk menghantarkan data antar perangkat. Penggunaan USB lebih praktis karena lebih dari 127 perangkat dapat dengan mudah tersambung ke PC.

Hal inilah yang memudahkan pengguna dalam menghubungkan hardware eksternal (mouse, keyboard, monitor dan scanner) ke laptop atau PC. Adapun type USB ini bermacam-macam, mulai dari USB 1.0, 2.0 hingga 3.0.

Sistem komunikasi dua arah yang dapat berlangsung bersamaan akan mempermudah proses transfer data. Metode transfer data yang lebih canggih dari yang dimiliki USB 2.0 dan 3.0 yaitu teknologi NFC yang merupakan teknologi wireless paling mutakhir saat ini.

Adapun type 3.0 adalah yang terbaru dalam bidang teknologi. Agar tidak penasaran lagi, perbedaan USB 2.0 3.0 dan type-c dapat dilihat di bawah ini:

1. Tanggal Rilis

USB 2.0 adalah teknologi lama yang sangat dengan berbagai keunggulan pada masanya. Adapun versi 3 adalah teknologi terbaru.

Beberapa hal yang perlu diketahui tentang rilisnya adalah:

  • USB type c 2.0 telah dirilis sejak Januari 1996.
  • USB 2.0 diciptakan perusahaan besar Compaq, NEC, IBM, Microsoft dan Nortel.
  • Sedangkan USB 3.0 adalah teknologi paling baru yang rilis di November 2010.
  • USB 3.0 penciptanya adalah Promoter Group yang merupakan pendiri teknologi canggih di bidangnya. Mulai dari Microsoft, Intel hingga Hewlett-Packard.

Melihat betapa jauhnya jeda waktu keduanya rilis bisa dilihat dengan banyaknya keunggulan pada teknologi yang paling baru yaitu versi 3.0.

Meskipun versi terbaru ini juga mengacu pengembangan dari teknologi sebelumnya. Tentunya akan berdampak untuk perkembangan yang lebih pesat setiap bidang teknologi.

2. Warna

Tak dipungkiri warna menjadi sesuatu yang penting untuk membedakan kedua USB. Cek bedanya di bawah ini:

  • Untuk warna port USB 2.0 adalah hitam atau ada pula yang abu-abu.
  • Konektornya sendiri pada bagian dalam versi 2.0 berwarna putih atau hitam.
  • Adapun warna USB 3.0 biasanya dengan warna biru.

Dari dua warna yang berbeda ini pengguna dapat langsung mengetahui jenis USB yang digunakan.

3. Ukuran dan Bentuk

Perbedaan USB type c 2.0 dan 3.0 dilihat dari ukuran dan penampangnya. Bentuk keduanya berbeda jauh meskipun sekilas memang mirip.

  • Bentuk port atau colokan berbeda.
  • Untuk jenis USB 2.0 memiliki ukuran lebih kecil dibandingkan USB 3.0.
  • Perbedaan ini dikarenakan jumlah kabel komponen keduanya berbeda.
  • Kabel pada USB 3.0 lebih banyak dibandingkan jenis 2.0.

Beda fisik yang mencolok ini menjadi pembeda yang dapat diketahui secara langsung oleh pengguna.

4. Jumlah Koneksi Kabel

Jumlah koneksi kabel antara USB 2.0 dan 3.0 berbeda, yaitu:

  • USB 2.0 memiliki 4 kabel konektor untuk support transfer data.
  • USB 3.0 memiliki 9 kabel konektor pendukung transfer data. Kelebihan 5 kabel mempengaruhi kecepatan bandwith untuk speed transfer data.

Beda kabel konektor ini berpengaruh pada kecepatan data yang ditransfer seperti diterangkan pada poin 5.

5. Metode Transfer

Beda jumlah konektor berpengaruh pada sistem kerja kedua USB. Metode transfer dapat dikatakan sebagai perbedaaan mendasar yang membuat USB ini memang berbeda satu dengan yang lainnya. Ada beberapa hal yang perlu diketahui pengguna antara lain:

  • USB 2.0 USB type c 2.0 speed metode transfer data yang digunakan adalah half duplex. Artinya metode menggunakan transmisi dua arah. Proses yang dilakukan tidak dapat berjalan secara bersamaan.
  • USB type 3.0 metode transfer data yang digunakan adalah full duplex. Ciri penggunaan metode ini adalah data dikirim dan diterima di waktu yang sama.
  • Pada USB 3.0 akan lebih efisiensi waktu karena bersamaan penerimaan dan pengirimannya.
  • Teknologi 3.0 lebih praktis dan menghemat waktu dibandingkan USB 2.0.

Perbedaan USB type c 2.0 dan 3.0 akan mempengaruhi banyak hal terkait kerja dan efisiensi sistem itu sendiri.

6. Kecepatan

Transfer data menjadi hal penting ketika dua USB ini dipergunakan. Transfer data meliputi banyak segi yang akan lebih menguntungkan pengguna jika cepat dan sempurna.

  • USB 3.0 type c dengan teknologi canggihnya memiliki kecepatan transfer mencapai 4.8 Gbps.
  • USB 2.0 kecepatannya hanya mampu mencapai 480 Mbps.
  • Jelas terlihat USB 3.0 kecepatannya 10 kali lipat jenis 2.0.
  • Adapun kecepatan berpengaruh juga terhadap perangkat yang digunakan.

Perangkat yang tidak kompatibel membuat hasil dari transfer data kurang maksimal. Tetap diperlukan yang sesuai dengan perangkat atau laptop yang terkoneksi.

7. Daya

Kemampuan daya daya merupakan perbedaan USB type c 2.0 dan 3.0 yang berpengaruh dengan kecepatan kerja. Pengguna perlu mengetahui seberapa maksimal daya USB agar tahu mana USB yang tepat untuk perangkat yang dimiliki.

  • USB 2.0 dapat mengalirkan aras mencapai 500 mA.
  • USB 3.0 mampu mengalirkan arus hingga 900 mA.

Melihat perbedaan yang hampir 2 kali lipat tersebut mempengaruhi efisiensi dari USB sendiri.

8. Efisiensi

Cara membedakan USB 2.0 dan 3.0 dengan melihat efisiensi daya yang dimiliki.

  • USB 3.0 punya efisiensi daya yang bagus untuk lebih siaga dan penghilangan daya sepenuhnya saat USB tidak digunakan.
  • USB 2.0 efisiensi dayanya di bawah itu.
  • Dengan demikian USB 3.0 lebih efisien dalam banyak hal, baik untuk transfer daya, daya, efisien waktu dan hal lainnya.

Teknologi canggih memang biasanya menyempurnakan dari teknologi sebelumnya agar lebih baik dari sistem kerja alat tersebut.

9. Bentuk Kabel

Bentuk kabel kedua USB berbeda satu dengan yang lainnya. Warna 3.0 adalah biru sedangkan USB 2.0 tidak ada warna khasnya.

Perlu diketahui pengguna dengan beda bentuk kabel ini maka USB 3.0 tidak bisa digunakan begitu saja untuk colokan USB 2.0. Begitu pula sebaliknya. Maka dari itu perlu disesuaikan dengan perangkat dengan USB yang dimiliki.

10. Harga

Perbedaan USB type c 2.0 dan 3.0 yang tak dapat diabaikan tentunya masalah harga. Harga menjadi salah satu petunjuk jelas jika kedua USB ini memiliki kualitas teknologi berbeda.

Harga USB type-c 2.0 lebih murah dibandingkan USB 3.0. Ada harga memang ada rupa maka tidak heran untuk pengguna yang memiliki perangkat sesuai dengan USB 3.0 sistem yang digunakan akan mempercepat pekerjaan.

11. Kompatibilitas

USB 3.0 sekarang ini dikenal pula dengan USB 3.1 dengan dan memiliki manfaat yang sama. Perlu diketahui USB 3.0 dapat digunakan dan kompatibel dengan perangkat USB 2.0.

Namun, jika hal tersebut dilakukan maka sistem kerja dan kemampuan dari perangkat masih dengan standar 2.0. Dan selain itu tidak bisa dilakukan sebaliknya karena memang keduanya memiliki metode dan kemampuan yang berbeda.

Kompatibilas ini berhubungan dengan keunggulan dan kekurangan dari versi 3.0. Keunggulan 3.0 antara lain:

  • Jika menggunakan port 3.0 sangat kompatibel dengan versi yang sama dengan begitu pada port 2.0 tetap aman digunakan. Hanya saja kembali lagi sesuai standar kemampuan tipe 2.0.
  • Pengoperasian telah didukung sistem operasi andalan misalnya Windows Vista, Windows 7 dan 10, Linux hingga

Adapun kekurangannya:

  • Maksimal kabel untuk tipe c USB 3.0 hanyalah 3 meter.
  • Pada 3.0 tidak semuanya memiliki kecepatan maksimal untuk transfer data. Speed limit seperti ini tergantung pada piringan disk misalnya untuk disk magnetik.

Meskipun begitu dengan adanya perbedaan usb type c 2.0 dan 3.0 akan memberikan keleluasaan pada penggunanya. Tergantung dari perangkat yang dimiliki untuk kemampuan optimal.

Penutup

Setiap USB memiliki kelemahan dan kelebihannya sendiri terlebih jika ditautkan dengan perangkat yang digunakan. Banyak kelebihan USB 3.0 yang tidak dimiliki 2.0 tapi ada kalanya perangkat hanya mampu transfer data menggunakan 2.0.

Dengan mengetahui perbedaan USB type c 2.0 dan 3.0 akan memberi banyak wawasan baru. Mana yang sebaiknya digunakan dan mana yang tidak. Tentunya kembali lagi dicocokkan dengan perangkat yang dimiliki.

You cannot copy content of this page